Kabar Terkini – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis data hitung cepat atau quick count Pemilihan Gubernur DKI 2017. Hasilnya calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan wakilnya Djarot Saiful Hidayat memenangkan perolehan suara untuk empat wilayah administrasi Jakarta. Ahok bersama Djarot unggul di Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Sedangkan Anies bersama Sandi unggul di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.
Untuk Jakarta Barat, perolehan suara Ahok bersama Djarot 52,53%, Anies bersama Sandu 32,39%, Agus bersama Sylvi 15,08%. Di Jakarta Pusat Ahok bersama Djarot unggul 41,56%, Anies dan Sandi unggul 39,52%, Agus dan Sylvi unggul 18,93%. Sedangkan untuk Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Ahok dan Djarot 46,02%, Anies dan Sandi 36,49%, Agus dan Slyvi 16,5%,” tutur peneliti Indikator Politik Indonesia Rizka Halida di kantornya, Cikini V, Jakarta Pusat, Rabu (15/02/2017).
Sementara itu perolehan suara untuk dua sisa wilayah administrasi DKI Jakarta, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, dimenangkan oleh pasangan calon Anies Baswedan bersama Sandiaga Uno. Perolehan suara di Jakarta Selatan, Anies dan Sandi unggul 46,07%, Ahok dan Djarot 39,12%, Agus dan Sylvi 14,8%. Sedangkan di Jakarta Timur Anies dan Sandi 42,58%, Ahok 36,44%, dan Agus unggul 20,98%.
Rizka juga menyebutkan perolehan masing-masing pasangan calon di quick count sejalan dengan hasil survei Indikator Politik Indonesia, yang dilakukan tanggal 2 sampai 8 Februari 2017 lalu. Sesuai perincian perempuan berkerudung itu, hasil survei terakhir mereka pasangan calon Ahok bersama Djarot memperoleh suara 39%, Anies dan Sandi 35%, Agus dan Sylvi 19%.
